Metode Penelitian #1

      1. Apa pengertian metode?
  • Metode merupakan suatu prosedur atau cara mengetahui sesuatu, yang mempunyai langkah-langkah yang sistematik[1].
  • Metode atau pendekatan ilmiah sebagai prosedur yang sistematis dan terstandar serta menggunakan pembuktian-pembuktian objektif merupakan suatu proses yang sangat teratur yang mengikuti empat tahap-tahap urutan, yakni : observing a phenomenon, formulating tentative explanation, futher observing and experimenting, refining and retesting explanations[2].
  • Metode (Yunani: methodos) adalah cara atau jalan. metode merupakan cara yang teratur untuk mencapai suatu maksud yang diinginkan. Metode dapat diartikan sebagai cara mendekati, mengamati, dan menjelaskan suatu gejala dengan menggunakan landasan teori[3].
  •  Metode merupakan keseluruhan langkah ilmiah yang digunakan untuk menemukan solusi atau suatu masalah[4].
2. Jelaskan pengertian penelitian !
  • Penelitian adalah merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid. Untuk bisa mendapatkan data yang valid tersebut, maka peneliti harus terlebih mengetahui macam-macam data. Macam-macam data yang dikemukakan skala nominal, ordinal, interval dan ratio[5].
  • Kata “research” (bahasa Inggris) berasal dari kata “reserare” (bahasa Latin) yang berarti mengungkapkan. Secara etimologis, kata “research” (penelitian, riset) berasal dari kata “re” dan “to search”. Re berarti kembali dan to search berarti mencari. Jadi secara etimologis, penelitian berarti mencari kembali. Namun makna yang terkandung dalam kata “research” jauh lebih luas daripada sekadar mencari kembali atau mengungkapkan[6].
  • Hussey dan Hussey mengatakan bahwa penelitian menyediakan suatu peluang untuk mengenali dan memilih satu masalah penelitian dan menyelidikinya secara bebas[7].
  • Research is a systematic investigation to find answers to a problem[8].
3. Jelaskan pengertian metode penelitian !
  • Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Berdasarkan hal tersebut terdapat empat kata kunci yang perlu diperhatikan yaitu, rasional, empiris, dan sistematis. Rasional berarti kegiatan penelitian itu dilakukan dengan cara-cara yang masuk akal, sehingga terjangkau oleh penalaran manusia. Empiris berarti cara-cara yang dilakukan itu dapat diamati oleh indera manusia, sehingga orang lain daoat mengamati dan mengetahui cara-cara yang digunakan. Sistematis artinya proses yang digunakan dalam penelitian itu menggunakan langkah-langkah tertentu yang bersifat logis[9].
  • Metode penelitian merupakan cara dan prosedur yang sistematis dan terorganisasi untuk menyelidiki suatu masalah tertentu dengan maksud mendapatkan informasi untuk digunakan sebagai solusi atas masalah tersebut[10].







[1] Suriasumantri, Jujun S. 2002.  Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer. Cetakan Pertama. Jakarta : Pustaka Sinar Harapan. (Hal. 119)
[2] Silalahi, Ulber. 2012.  Metode Penelitian Sosial. Cetakan Ketiga. Bandung : PT. Refika Aditama. (Hal. 6)
[3] Salim dan Salim. 1991. Peneliti Umum Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka..
[4] Silalahi, Ulber. 2012.  Metode Penelitian Sosial. Cetakan Ketiga. Bandung : PT. Refika Aditama. (Hal. 13)
[5] Sugiyono. 2004. Metode Penelitian Administrasi. Cetakan Kesebelas. Bandung : CV. Alfabeta. (Hal. 14)
[6] Silalahi, Ulber. 2012.  Metode Penelitian Sosial. Cetakan Ketiga. Bandung : PT. Refika Aditama. (Hal. 2)
[7] Silalahi, Ulber. 2012.  Metode Penelitian Sosial. Cetakan Ketiga. Bandung : PT. Refika Aditama. (Hal. 3)
[8] Burns, Robert B. 2000. Introduction to Research Methods. 4th Edition. French Forest NSW : Longman. (Hal. 3)
[9] Sugiyono. 2004. Metode Penelitian Administrasi. Cetakan Kesebelas. Bandung : CV. Alfabeta. (Hal. 1)
[10] Silalahi, Ulber. 2012.  Metode Penelitian Sosial. Cetakan Ketiga. Bandung : PT. Refika Aditama. (Hal. 12)

Related Post



Poskan Komentar